Senin, 18 Maret 2019

Harga Pajak Mobil Mitsubishi

Harga Pajak Mobil Mitsubishi - Pemerintah Indonesia mengubah skema Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) di sektor industri otomotif yang nantinya akan mulai diterapkan pada tahun 2021. Melalui skema tersebut, PPnBM tak lagi berdasarkan kapasitas mesin lagi melainkan dari sisi efisiensi atau tingkat emisi.

Oleh sebab itu, semakin rendah emisi suatu kendaraan maka pajak yang akan dikenakan semakin rendah. harga batu bata atau harga engsel pintu dan harga pasir atau harga genteng dan harga air cooler atau harga rolling door dan harga triplek atau harga wallpaper dinding dan harga cat besi atau harga kayu Namun hal tersebut tak lantas membuat harga jual mobil menurun sebagaimana dikatakan pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia selaku distributor resmi Mitsubishi di Indonesia.

Harga Pajak Mobil Mitsubishi

Pajak Baru Kendaraan, Berdampak pada Jualan Mobil?

"Bila diterapkan (PPnBM skema baru), pasti akan ada kaitannya dengan harga suatu kendaraan. Tapi sangat jarang kan harga turun. Kecuali nanti kita kaitkan dengan mobil listrik," ujar Direktur Penjualan & Pemasaran PT MMKSI Irwan Kuncoro di Jakarta, semalam (13/3/2019).

Dirinya juga menjelaskan terkait kenaikan harga Mitsubishi Xpander pada awal tahun 2019, pada umumnya juga terjadi pada model kendaraan lain. "Kalau kenaikan harga tiap tahun memang tak bisa dihindari karena itu ada kenaikan BBN (Biaya Balik Nama). Tapi untuk konsumen, sudah mengerti lah ya. Tidak ada masalah kok," kata Irwan.

Aturan Baru Pajak Kendaraan Diperkirakan Berlaku 2021

"Pokoknya tentang harga tetap kompetitif," tambah dia.

Tentang mobil listrik sendiri, Irwan juga mengatakan bahwa Mitsubishi sedang menyiapkan sesuatu untuk Indonesia. Tepatnya mulai tahun ini.

"Ditungu saja, tahun ini kita punya kejutan," tutup Irwan.

Senin, 04 Maret 2019

Harga BBM di Papua

Harga BBM di Papua - Dampak Program BBM Satu Harga yang dilakukan Pertamina mulai dirasakan dampaknya bagi perekonomian wilayah setempat, termasuk di Papua dan Papua Barat. Salah satunya membantu kelancaran transportasi warga.

Pengamat ekonomi Universitas Cendrawasih, Ferdinand Risamasu menyatakan, Program BBM Satu Harga, harga besi beton dan harga keramik atau harga cat kayu dan harga borongan bangunan atau harga paku dan harga cat tembok atau harga pipa pvc paralon dan harga tangki air atau harga wiremesh dan harga kanopi atau harga online dan harga atau 2019 berdampak baik pada usaha dan bisnis transportasi, terlebih, yang berada di wilayah pegunungan.

Harga BBM di Papua

"Ongkos transportasi lebih murah secara proporsional. Sedangkan manfaat lain, adalah penurunan harga sebagian barang dan kebutuhan pokok," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (19/11).

Dari berbagai manfaat program tersebut, Ferdinand menyebut bahwa peran Pertamina sangat besar, terlebih dalam mewujudkan program itu, BUMN tersebut juga harus menanggung biaya transportasi pada medan yang sangat sulit. Apalagi, transportasi di Papua dan Papua Barat tidak hanya di darat namun juga laut dan udara.

Untuk titik BBM Satu Harga di Misool Utara Kabupaten Raja Ampat yang baru diresmikan pertengahan November 2018, dia mencontohkan, diperlukan waktu tempuh sekitar 17 jam dari Kota Sorong yang berjarak kurang lebih 207 km, dengan moda transportasi laut dan darat.

"Peran Pertamina sangat besar dalam mendistribusikan BBM. Jadi kita apresiasi peran Pertamina dalam mendukung suksesnya BBM Satu Harga," kata dia.

Namun demikian Ferdinand mengingatkan, agar pasokan terus dijaga supaya tidak terjadi kekosongan stok, oleh sebab itu, perlu intervensi pemerintah guna menjaga ketersediaan dan kestabilan stok serta harga BBM agar tidak dipermainkan oleh para pengusaha. Hingga minggu kedua November 2018, Pertamina telah melakukan uji operasi 65 titik BBM Satu Harga dari 67 lokasi yang ditetapkan pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Tanah Air.

Meski belum semua diresmikan Pemerintah, namun lembaga penyalur di 65 titik sudah bisa melayani masyarakat. Pada awal November, Pemerintah bersama Pertamina baru saja meresmikan BBM Satu Harga di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Sekitar dua pekan kemudian, titik BBM Satu Harga di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat, tepatnya di Kampung Waigama Distrik Misool Utara, juga resmi beroperasi.